Kamis, 27 Maret 2014

Poli HD

14 Juli 2013 pukul 20:35
Karena dirimu....aku ada di sini. Mengenal berbagai macam karakter orang dari berbagai macam latar belakang. Orang-orang yang tidak sempurna karena sesuatu yang tidak  mereka inginkan. Sebagian ada yang ikhlas menerima cobaan itu, dan sebagian ada pula yang marah, tidak bisa menerima kondisinya saat ini, menganggap bahwa Tuhan tidak lagi bersahabat dengan dirinya.

Hidup mereka bergantung pada sebuah mesin. Kalau ingin terus hidup, ya harus ber'sahabat' dengan mesin itu. Kalau tidak...maut akan datang menjemput (pernyataan ini terlepas takdir dari Tuhan, karena takdir Tuhan adalah pasti termasuk kematian dan apapun yang terjadi semua atas seijin Alloh). Mereka seperti 'robot' yang harus rutin dicharge...karena kalau tidak...mati. Kematian terasa begitu dekat di sini.

Di sini...aku juga belajar arti cinta yang sesungguhnya. Cinta kepada Alloh...juga cinta kepada manusia. Ada yang meninggalkan dan ada yang ditinggalkan. Ada yang pergi.....ada yang datang. Ada tangis...ada tawa. Ada sedih...ada bahagia. Kematian...adalah hal yang biasa. Tidak lagi ada tangisan jika ada yang meninggal, itu adalah hal yang biasa, lumrah. Semua yang ada di sini menunggu giliran .... untuk mati. Pekan lalu pak A, pekan ini ibu B dan bapak C, begitu seterusnya. Tiap pekan hampir selalu ada yang kembali 'pulang'.

Di sini juga, aku belajar tentang kesabaran, keihklasan dan semangat hidup. Dengan keterbatasan fisiknya, mereka tetap semangat ingin hidup. Seolah-olah ingin mengatakan, "Aku masih ingin hidup, ya Robb! Jangan ambil nyawaku!"

Apakah kalian tahu siapa mereka? Ya, mereka adalah penderita Cronic Kidney Diseas (semoga tidak salah ejaannya) atau disebut juga Gagal Ginjal. Yah, inilah Poli Hemodialisa RSU Dr. Soetomo, Surabaya. Di sinilah tiap Rabu dan Sabtu, suamiku menjalani Hemodialisis (proses cuci darah) karena beliau adalah salah satu dari  mereka di Poli HD ini.